3 posts tagged “family”
Kemarin ibuk niatnya mau ke Pangandaran..sendirian...wahhh..aku + mbak Ery dah ga setuju gitu...tapi ibuk sudah bersikeras..dia bilang, biaya makin banyak kalau mesti diantar-antar..lagipula ibuk bilang dia bisa sendiri...
Well..aku dan Erry ga bicara banyak....nah..menjelang hari keberangkatan perasaanku mulai nggak enak...
Aku mencoba untuk tak memperdulikannya...hingga ba'da Maghrib, aku sedang menikmati Mie instan,Ibuk sedang menjahit baju pesanan....tiba-tiba, cermin yang di kamar ibuk jatuh...dukkk..prang!
Waduh, aku segera mendatangi tempat kejadian...
Cerminnya nggak sampai pecah hancur berkeping-keping...cuma yaa..yang namanya pecah ya tetep aja nggak mulus lagi.....
Ibuk juga sama kagetnya denganku..
Aku membereskan pecahan cermin, menyapu dan aku kumpulkan di pojokkan, trus aku sms mbak Erry tentang kejadian barusan dan perasaanku yang makin nggak enak...
Mbak Ery bilang kalau helm-nya Kang Roi juga hilang...kemudian dia bilang supaya ibuk jangan berangkat besok...ke Pangandarannya nunggu pertengahan puasa...
Well ya...
Ibuk akhirnya berangkat ke Pangandaran pertengahan puasa nanti, setelah pengajian 1 tahun embah...hmmm..lumayan lega...Well...semuanya..
Met puasa...
Kemarin sore, aku dikasih tau bahwa mbakku pengen buru-buru nikah sebelum tahun 2009....
Aku terngongoh...ini dah bulan Mei sodara-sodara....padahal menurut pemikiranku sebuah acara sakral seperti pernikahan sebaiknya dilaksanakan dengan matang dan bener2 siap...lahir dan batin (baca : psikis, keluarga besar ngumpul, dana yang memadai dan semua tetek bengek pernikahan...100 % siap )...
Nah persiapan upacara sepenting itu nggak cukup cuma modal nekat dalam hitungan hari atau minggu....
" Plissss...jangan latah donkkk...." Ini yang pengen aku ucapkan...
Aku takutnya mereka nikah cuma gara2 latah aja...secara beberapa hari yang lalu ada tetangga yang nikah, gede2an tapi teteupppp rungseb bukan kepalang...terus tetangga belakang rumah juga mo nikah akhir Juni ini....Pernikahan itu juga mengawinkan 2 keluarga besar...keluarga si cewek dan keluarga si cowok....dan...keluarga2 itu nggak cuma tinggal bersebelahan aja....mereka beda kota, beda propinsi, beda pulau!!
Kalau tinggal njawil aja sih beda soal....Aku nggak pengen upacara sesakral ini rungseb nantinya, secara ibuku yang sukses jadi sabet alias wedding planner di beberapa nikahan....eh..giliran nikahan anak sendiri malah rungseb....
Sebenarnya nggak perlu yang megah cuma sakral dan migunani marang tiyang...Tapiiii...yahhhhh kembali lagi ke yang bersangkutan....
Monggo kerso wae lah....Aku berusaha mengeluarkan opini, pendapat, saran......
Tapi...Yahhhh.......
Monggo kerso wae lah....
Pagi ini aku berangkat kerja dengan rutinitas yang sama...setelah melahap sarapan bakmi buatan ibuku yang sangat pedas kemudian pergi mandi, dandan sedikit (bener2 sedikit...coz nggak pake make up, cuma bedak tabur, parfum dan sedikit handbody sebagai pelengkap), berangkat dari rumahku yang jaraknya kira-kira 20 km dari kantorku....
Aku menurunkan ibuku yang kebetulan memang berangkat bareng aku pagi ini di depan toko buku Social Agency Sagan, kemudian aku membawa motorku perlahan sambil sesekali menengok ke arah makam Carang Suko, tempat jenazah bapakku terbaring...
Dari kejauhan terlihat batu nisan agak besar berwarna hijau tua dihiasi rimbunnya pohon Kamboja, kadang membuatku merasa trenyuh dan sendu kalau mengenang almarhum bapakku....
Aku selalu berandai-andai apa yang akan beliau katakan mengenai kehidupan kami saat ini...Ibuku yang semakin tegar, Mbak Erry yang tengah menekuni pekerjaannya sebagai asisten penelitian jagung seorang dosennya....atau tentang aku yang mulai enjoy dengan rutinitasku saat ini....
Ah....aku begitu merindukan senyuman bapakku, caranya tertawa sambil berjalan dengan sedikit ngece dan pecicilan, suara fals-nya kalau berkaraoke, kegemarannya akan ping-pong, gaya makannya yang seolah-olah semua yang beliau makan terasa sangat nikmat dan semua yang beliau lakukan ketika berada ditengah-tengah kami....
Doaku menyertaimu Pak.....
Kangennnnnn banget ma Bapak.....
